Supernova
(kisah tragis dua
matahari)
KISAH INI merupakan simbol tentang
sebuah kedudukan. Simbol kedudukan atasan dan bawahannya. Tuan dengan hamba.
Kedudukan guru dengan muridnya. Kedudukan orang tua dengan anaknya. Nabi dengan
umatnya. Apa pun dan siapa pun atasan tak
pantas bawahan merendahkannya. Apa pun bagaimana pun tuan tak elok hamba
menistakannya. Begitu pula guru, bagaimana pun guru tak baik bagi murid
meremehkannya. Apalagi kedudukan orang tua dihadapan anaknya. Tidak akan
dikatakan memiliki budi pekerti yang tinggi bila tak berhasil menghormati orang
tuanya, atau hanya sekedar mengucap uffin
(cih) apa tah lagi sampai menghardiknya. Demikian pula kedudukan Rasulullah
bagi umatnya, tidak akan dikabulkan doa seorang hamba jika tidak dibuka dan
ditutup dengan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad saw.
Bagaimana kalau orang tua tidak adil
kepada anak-anaknya? Bagaimana kalau atasannya tidak bijak kepada bawahan.
Bagaimana kalau tuannya aniaya kepada hamba. Bagaimana kalau gurunya tidak baik
kepada muridnya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar